Friday, 4 February 2011

Seorang Remaja 19 Tahun Berhasil Menciptakan Laser Solar Death Ray[+PIC&VID]







Konsentrat tenaga surya memiliki potensi untuk menghasilkan sejumlah energi besar tetapi juga bisa menjadi luar biasa destruktif. Eric Jacqmain telah mengumpulkan lebih dari 5.800 cermin ke parabola 'Solar Death Ray', yang dilaporkan dapat mencairkan logam dan beton.


Jacqmain menciptakan 'Solar Death Ray' dari parabola normal dan 5.800 cermin kecil. Proyek ini dilaporkan hanya butuh 24 jam untuk selesai sebelum ia kemudian mencatat hasil untuk semua orang. Remaja berusia 19 tahun menggunakan perangkat suryanya memiliki intensitas 5.000 matahari.

Berbicara tentang laser sinar mataharinya , Jacqmain berkata, "Saya mengebor lubang kecil di piring dan menempel sepotong pipa PVC di bagian belakang. Cahaya bersinar melalui lubang dan hits plastik tembus di ujung pipa."

Ironisnya 'Solar Death Ray' R5800 itu hancur dalam kebakaran yang dimulai di kebun gudang. Namun ia berencana untuk membuat sinar surya baru, kali ini dengan 32.000 cermin. Hal ini sangat mungkin bahwa ini bisa menghancurkan rumah anak itu, bukan hanya kebunnya gudang.

Friday, 28 January 2011

Jablay putus asa mencari mangsa

lkisah di sebuah desa dibalik gunung dikaki lembah diseberang sungai, ada dua orang sahabat ,mereka adalah Neng dan Pakdhe. Neng adalah seorang yang lugu dan manis sedangkan Pakdhe adalah seorang petani salak galak yang selalu merindukan Nyonya Muda, kekasihnya yang merantau ke kota. Suatu ketika Neng mengunjungi Pakdhe yang sedang panen salak.

Neng : Wazzup pakdhe, ojo bengong ngono atuh..

Pakdhe : Eh, neng jangan ngagetin gitu napa,nanti keselek biji salak nih.

Neng : Halah,wong salak cilik ngono ko, kalo keselek ya nanti juga langsung berojol.

Pakdhe : Ah, terserah neng aja dah, aku masih mau bengong nih, sana petik salak aja buat mbokmu nang omah, tapi harus pas 1,75 kilo yak.

Neng : Lah,gak ono timbangan je, bagaimana aku bisa tahu jika salak yang aku petik sudah seberat itu.

Pakdhe : Urusanmu…

Neng : (setres lu mah ah) Nggih,

Maka neng pun pergi ke tengah kebun salak yang luasnya hampir 12 hektar tersebut, memilah dan memilih mana salak yang sekiranya akan disukai simbok dirumah.

Neng : Sampun ki pakdhe 1,75 kilo tidak kurang tapi lebih.

Pakdhe : Iyo sak karepmu wes. Mulih kono mengko digoleki mbokmu.

Neng : Mbokku isih nang pasar ko doldolan mendoan.

Pakdhe : Lah, kamu ngopo nang kene ora bantu-bantu mbokmu doldolan?

Neng : Hadeuh, kesel aku bar belonjo wedges shoes anyar.

Pakdhe : Naon tah?

Neng : Ra gaul tenan jan kowe ki, shoes ki sepatu, yang banyak dipake anak jaman sekarang kuwi.

Pakdhe : Oh, by the way kowe wis ngandani cah-cah urung supaya ngomeni status fesbukku?

Neng : Wah, beres! Kamu kunaon sih kawas anu kesepian kitu nitah-nitah barudak ngomen-ngomen? Ayayawae ah..

Pakdhe : Aku ni lagi kesepian, sudah menjablay beberapa hari ini.

Neng : Woo,aku menjablay dari entah kapan, tapi biasa wae tuh, ora koyo kowe ngono.

Pakdhe : Yo beda neng, kamu kan udah biasa menjablay, kalo aku mah gak nahan.

Neng : Mencurigakan ah! Aku kandake Nyonya Muda lho, tak wall nang fesbuke,hehehe

Pakdhe : Yo ojo.

Neng : Jadi jablay kan bisa menemani jablay yang lain.

Pakdhe : Hahaha, ada-ada aja. Nemenin aku menjablay ya neng..

Neng : Jablay Putus Asa Mencari Mangsa. Yuk mari.

Pakdhe : Bagus tuh buat dijadiin judul film.

Akhirnya kejablayan mereka membuahkan ide yang sangat brilian. Setelah 7 hari 7 malam berdiskusi dengan para buruh kebun salaknya yaitu Henri dan Lalu maka Pakdhe dan Neng memutuskan untuk ke kota dan mencari Production House yang mau memproduksi film mereka. Setibanya di kota mereka bertemu dengan Pak’Sut seorang sutradara handal dan Mas’Hum seorang publisher kenamaan yang mau membantu mereka mewujudkan mimpi membuat film.

Supaya dapat hasil yang maksimal maka Neng dan Pakdhe ikut menyeleksi calon pemeran utamanya. Ada Wulan Guritno, Naysila Mirdad, Dian Sastro, Shireen Sungkar, Nyonya Muda…1 nama yang membuat Pakdhe sangat terkejut. Nyonya Muda masuk ke ruangan casting, dia pun terkejut melihat Pakdhe.

Nyonya Muda : Kenapa kamu ada disini?

Neng : Kita mau bikin fil…..mmmhhh (pakdhe membekap mulut neng)

Pakdhe : Aku datang untuk menjemputmu, pulanglah nyonya muda, kebun salakku sudah 12 hektar sekarang, aku akan menikahimu.

Neng : Lho,terus gimana nasip fil-adau (pakdhe menginjak kaki neng)

Nyonya Muda : Baiklah.

Tanpa memedulikan neng yang kecewa mereka bergandengan tangan keluar dari ruangan casting, tapi tiba-tiba pakdhe kembali…

Pakdhe : Ayo cepet, aku ga mudeng harus naik bis sing ndhi.

Neng pun mengikuti mereka dengan cemberut.

Setibanya di desa pakdhe merencanakan akan membuat pesta pernikahan selama 3 hari 2 malam, namun itu bukan hal yang mudah. Pakdhe tahu bahwa neng adalah orang yang multi talenta maka pakdhe meminta neng untuk mengurus pesta pernikahannya. Pesta itu berlangsung meriah. Pakdhe menjadi orang yang bahagia dan tidak galak lagi. Neng bahagia melihat pakdhe bahagia walaupun kini dia harus menjablay sendiri.

Sekarang neng sudah menjadi seorang wedding organizer yang terkenal di desanya. Kebun salak pakdhe juga semakin luas dan memiliki 3 orang anak . Mereka pun hidup bahagia.

Lukisan terketcil dari rambut

Rambut adalah mahkota kita, dan ternyata setelah memutih karena usia pun , rambut masih bisa kita gunakan sebagai media yg dapat memancarkan keindahannya.
Quote:



setelah kaskuser liat hasil dari anyaman rambut diatas apa tanggapan nya?
Hoax? sotosop? atau makin penasaran?...
---------------------------

Quote:
Hasil anyaman rambut yg kek foto diatas emang asli gan. bukan rekayasa. 100% asli

Anyaman rambut diatas dibuat oleh Zhang Dexuan, kakek2 yg udah lanjut yg udah mulai menekuni bidang ini sejak masih berumur belasan tahun

Untuk mengerjakan 1 foto diperlukan waktu 2 minggu sampai 1 bulan, bahkan lebih. Tergantung detail foto dan tingkat kerumitannya.
-----------------------------



Quote:
Dalam membuat karya ini beliau memerlukan beberapa peralatan yg bisa kita temukan dlm kehidupan sehari2.







1. kaca pembesar.

Spoiler for prinsip kerja:



penjelasan : bayangan maya tegak diperbesar



2. Jarum untuk menganyam rambut , dimana rambut memiliki ketebalannya +/- 0.5 mm


3. Lis / Kotak anyaman untuk penahan rambut yg di anyam.


------------------------


Quote:
lalu, bagaimanakah beliau memulai tahapan dalam mengerjakan anyamannya?


Tahapan:

1. pemilihan rambut

> panjang : sesuai besarnya foto yg akan di buat.
> warna : dilihat keseragaman dan kontras nya.

2. Membuat Blue Print foto dengan ukuran 100 x foto asli pada kertas bergaris

> dengan motof "kotak2" sehingga dapat di peta-kan untuk kemudian di jadikan "mal" dalam mengayam.



3. Latihan tahan nafas

> kalau ga sabaran dan susah menahan nafas..bakalan kocar kacir rambutnya

dan yg paling penting

4.Ketekunan.






Quote:
hasilnya gan :



Kura kura yang berjalan dengan bantuan roda

Suster paling mantap di indo